Musi Rawas, 6 April 2026 - Ketua Forum Pemuda Musi Rawas, Ahmad Tarsusi, menyampaikan pandangannya terkait pembangunan infrastruktur di Kabupaten Musi Rawas yang dinilai terkendala akibat kebijakan efisiensi anggaran dari pemerintah pusat.
Menurut Ahmad Tarsusi, kebijakan efisiensi tersebut berdampak signifikan terhadap program-program infrastruktur yang telah direncanakan oleh Bupati Musi Rawas, Hj. Ratna Machmud. "Sangat disayangkan, program, harapan, dan cita-cita Ibu Bupati di bidang infrastruktur, khususnya untuk memuluskan seluruh jalan di Musi Rawas, menjadi terhambat," ujarnya.
Ia menjelaskan bahwa pemerintah pusat saat ini tengah melakukan efisiensi dan penghematan anggaran secara besar-besaran terhadap seluruh pemerintah daerah kabupaten/kota di Indonesia. Kondisi ini, menurutnya, menjadi penyebab utama adanya jalan-jalan yang rusak di Musi Rawas.
Terkait pembangunan rumah dinas bupati yang dinilai mewah, Ahmad Tarsusi menjelaskan bahwa anggaran untuk pembangunan tersebut telah dialokasikan dan dilaksanakan beberapa tahun lalu, sebelum adanya kebijakan efisiensi dari pemerintah pusat. Ia juga menambahkan bahwa rumah dinas yang besar dan representatif diperlukan untuk menampung tamu-tamu dari desa dan tamu-tamu penting pemerintahan, serta untuk berbagai acara pemerintahan, keagamaan, dan kerakyatan.
Meskipun demikian, Ahmad Tarsusi meyakini bahwa Bupati Ratna Machmud tidak akan patah semangat dan akan terus berupaya membangun Musi Rawas menjadi lebih baik. Ia juga berharap agar bupati dapat mengatur anggaran yang ada dengan tepat sasaran dan bermanfaat bagi masyarakat Musi Rawas.
"Saya meyakini Bupati Musi Rawas mampu bekerja maksimal dan dapat menunaikan janji-janji nya saat pilkada yang lalu," tegasnya. "Pemerintahan yang dipimpin saat ini baru berjalan satu tahun dan masih tersisa waktu yang cukup panjang untuk melakukan pembangunan infrastruktur yang lebih baik dan menuntaskan program. (Redi Marzuki)
