LUBUKLINGGAU – Beragam persoalan rumit yang masih melingkupi Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Bukit Sulap, Kota Lubuklinggau, Provinsi Sumatera Selatan, membuat masyarakat sangat mendambakan sosok pemimpin yang mampu memecahkan berbagai masalah penyediaan air bersih bagi kebutuhan warga. Di tengah situasi tersebut, nama Feri Isrop, seorang tokoh muda, mulai muncul ke permukaan, menjadi perbincangan hangat, dan menjadi sorotan publik sebagai salah satu figur yang diharapkan mampu membawa perubahan.
Saat ditemui di kediamannya, Sumarni (52), seorang warga Kelurahan Jogoboyo, Kecamatan Lubuklinggau Utara II, mengeluhkan kondisi pelayanan yang semakin memburuk. Ia menceritakan bahwa aliran air bersih seringkali terputus berhari-hari, bahkan dalam seminggu terakhir air tidak mengalir sama sekali. Ia pun menyampaikan harapannya agar ke depannya ada pemimpin yang berkompeten untuk mengatasi masalah yang telah lama dirasakan pelanggan ini.
"Kami sangat berharap pada pemimpin yang akan memimpin mulai tahun 2026 nanti. Sosok seperti Feri Isrop adalah harapan kami. Beliau adalah putra daerah yang masih muda, punya semangat tinggi, dan membawa energi baru. Kami yakin, dengan kemampuannya, beliau sanggup menyelesaikan berbagai masalah yang saat ini sedang melanda pelanggan PDAM Tirta Bukit Sulap," ungkap Sumarni dengan penuh keyakinan, Jumat (29/5/2026).
Hal senada juga disampaikan Asit Lubing, warga Simpang Periuk, Kelurahan Margamulya. Ia mengaku kecewa dengan kualitas pelayanan yang diberikan selama ini dan berharap sosok seperti Feri Isrop dapat memimpin perusahaan daerah tersebut untuk mengurai benang kusut yang sudah berlangsung bertahun-tahun.
"Kami mendoakan dan berharap semoga Feri Isrop dapat terpilih dan memimpin PDAM Tirta Bukit Sulap. Kami percaya, di bawah kepemimpinan beliau, persoalan air bersih yang hingga kini belum ditemukan jalan keluarnya akan segera teratasi dengan baik," ujar Asit.(Redi Marzuki)
