Kasus pengeroyokan yang Sempat Viral diketahui melibatkan sejumlah pelajar dari SMPN 4, SMAN 9, dan SMKN 2 Lubuklinggau.

 Lubuklinggau-  Menyikapi viral nya, video dugaan pengeroyokan terhadap seorang siswi di kawasan Danau Cewot, Kota Lubuklinggau, pihak SMP Negeri 4 Lubuklinggau mengambil langkah pembinaan dengan memanggil orang tua siswi yang diduga terlibat dalam peristiwa tersebut.


Kasus yang menjadi perhatian publik itu diketahui melibatkan sejumlah pelajar dari SMPN 4, SMAN 9, dan SMKN 2 Lubuklinggau. Peristiwa tersebut terjadi pada Rabu (8/7/2026) dan videonya telah beredar luas di berbagai platform media sosial.


Kepala SMPN 4 Lubuklinggau.Irfansyah .S.pd , mengatakan 

Pihak sekolah telah dua kali memanggil orang tua siswi yang muncul dalam video viral tersebut, pemanggilan dilakukan sebagai upaya penyelesaian secara kekeluargaan sekaligus mendorong komunikasi dengan keluarga korban.


"Kemarin kami kembali memanggil orang tua siswi yang bersangkutan. Ini sudah pemanggilan kedua. Harapan kami, persoalan ini dapat diselesaikan secara baik-baik dan anak-anak tidak sampai berhadapan dengan proses hukum," ujar Irfansyah saat ditemui di ruang kerjanya, Jumat (24/7/2026).


Selain memanggil orang tua, pihak sekolah juga telah memberikan pembinaan kepada siswi yang terlibat. Sebagai bentuk komitmen, siswi tersebut diminta menandatangani surat pernyataan di atas materai agar tidak mengulangi perbuatannya.


"Yang bersangkutan sudah kami berikan pembinaan dan membuat surat pernyataan diatas materai.orang tuanya juga telah kami panggil.jika mengulangi perbuatan serupa, sekolah akan memberikan sanksi tegas hingga dikeluarkan,"tegasnya.


Pihak sekolah berharap seluruh pihak dapat mengedepankan penyelesaian yang terbaik tanpa mengabaikan hak-hak korban, sekaligus menjadikan peristiwa ini sebagai pelajaran agar kekerasan dilingkungan pelajar tidak kembali terulang..( Redi Marzuki )

Terkini